Jumat, 07 November 2014

STRUKTUR DASAR KOMPUTER DAN ORGANISASI KOMPUTER

Pengertian dari arsitektur dan organisasi komputer, yaitu arsitektur computer mempelajari atribut-atribut system computer yang terkait dengan seorang programmer. Contoh: set instruksi, aritmetika yang digunakan, teknik pengalamatan, mekanisme I/O. Sedangkan organisasi computer mempelajari bagian yang terkait dengan unit-unit operasional computer dan hubungan antara komponen system computer. Contoh: sinyal control, interface, teknologi memori. [1]

ORGANISASI KOMPUTER
Komponen Sistem
Sebuah computer digital dengan program tersimpan didalamnya merupakan sebuah system yang memanipulasi dan memproses informasi menurut kumpulan instruksi yang diberikan. System tersebut dirancang dari modul-modul perangkat keras (hardware) seperti register, elemen aritmatika dan logika, unit pengendali, unit memori dan unit I/O.

Kumpulan instruksi yang diberikan membentuk program-program mesin. Dari situ didefinisikan urutan dan pola perpindahan data dan transformasi data dalam modul-modul perangkat keras. Computer dibagi atas tiga bagian utama: CPU, I/O dan unit memori. Organisasi dasar dari sebuah computer ditunjukkan dalam diagram blok pada gambar 1.0.

Gambar 1.0. komponen dasar pada sebuah komputer digital

CPU mengendalikan urutan dari semua pertukaran informasi dalam komputer dan dunia luar melalui unit I/O. Unit memori terdiri dari sejumlah besar lokasi yang menyimpan program dan data yang sedang aktif digunakan oleh CPU. Ketiga unit tersebut dihubungkan dengan berbagai macam bus.

Operasi Mikro
Organisasi bagian dalam dari sebuah komputer sangat ditentukan oleh kumpulan instruksi yang dijalankanya. Sebuah instruksi adalah sebuah kaidah yang digunakan oleh komputer (1) untuk mendefinisikan operasi seperti add,store,load dan jump.(2) untuk menentukan lokasi data dimana operasi akan dilakukan. Kumpulan dari semua instruksi disebut kumpulan instruksi, mencakup berbagai macam operasi aritmatik dan logika,operasi perpindahan data,operasi I/O dan operasi pengendalian. Kombinasi dari operasi-operasi ini dikelompokkan bersama sama,membentuk sebuah program mesin.

     Secara umum instruksi komputer merupakan sebuah kode biner yang terbagi atas beberapa field, field operasi disebut opcode,menjabarkan operasi yang dilakukan. Operasi ini dijalankan pada beberapa koleksi data disebut operand,bisa berupa bagian dari instruksi tersebut atau dimasukkan nilainya pada register atau memori.[2]

Gambar 1.1 bentuk dari format penulisan sebuah instruksi

STRUKTUR DASAR KOMPUTER
Struktur Komputer didefinisikan sebagai cara-cara dari tiap-tiap komponen yang menyusun computer saling berkaitan, komponen-komponen disusun dengan alur bus yang mengalirkan data, alat dan mengendalikan antar komponen tersebut.

Struktur computer terdiri dari 5 unit struktur dasar, yaitu:

Unit masukan (input control)
Unit control (control unit)
Unit logika dan aritmatika
Unit memory / penyimpanan (memory / storage unit)
Unit keluaran (output control)
Control unit dan ALU membentuk suatu unit tersendiri yang sendiri yang disebut central processing unit (CPU). Hubungan antar masing-masing unit dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Fungsi utama dari masing-masing unit akan dijelaskan sebagai berikut:

Unit masukan (input control)
Berfungsi untuk menerima masukan (input) kemudian membacanya dan diteruskan kememori / penyimpanan.

Unit control (control unit)
Berfungsi untuk melaksanakan tugas pengawasan dan pengendalian seluruh system computer.

Unit logika dan aritmatika (arithmetical and logical unit)
ALU merupakan bagian inti dari suatu system computer. Tugas utama dari ALU adalah melakukan perhitungan aritmatik / matematika yang terjadi sesuai dengan instruksi program.

Unit memori dan penyimpanan (memory / storage unit)
Berfungsi untuk menanpung data/program yang diterima dari unit masukkan sebelum diolah oleh CPU dan juga menerima data setelah diolah oleh CPU yang selanjutnya diteruskan ke unit keluaran.

Unit keluaran (output unit)
Berfungsi untuk menerima hasil pengolahan data dari CPU melalui memori. [3]

Sumber :

http://bacaanelektro.blogspot.com/2014/11/struktur-dasar-komputer-dan-organisasi.html

indrarmcf.blogspot.com/2014/01/penjelasan-organisasi-arsitektur.html?m=1
soeparlan, soepono (1995).”pengantar organisasi system computer”. Jakarta. Penerbit Gunadarma.

[3] sharing company.blogspot.com/2013/11/makalah-struktur-dasar-komputer.htm?m=1

ARSITEKTUR KOMPUTER

Arsitektur Komputer adalah sebuah ilmu untuk tujuan perancangan sintem kompter. Tujuan seorang arsitek komputer adalah merancang sebuah sistem dengan kinerja yang tinggi dengan biaya yang layak, memenuhi persyaratan-
 persyaratan lainnya. “Arsitektur Komputer”
memberikan berbagai atribut pada sistem komputer yang dibutuhkan oleh seorang perancangsoftware sistem untuk mengembangkan suatu progaram. Model konseptual arsitektur computer memberikan informasi sebagai berikut.

Set instruksi
Format instruksi
Kode operasi
Jenis-jenis operand
Mode-mode pengalamatan operand
Register
Main memory space utilization (memory map)
Alokasi ruang I/O (I/O map)
Pengerjaan/penetapan interupsi dan prioritas
Pengerjaan kanal-kanal DMA dan prioritas
Teknik-teknik I/O yang digunakan berbagai perangkat
Format-format perintah pengontrol I/O
Format-format status pengontrol I/O

Format-format status pengontrol I/OOrganisasi komputer memberikan gambar yang lebih dalam mengenai struktur fungsionaldan interkoneksi logika antara unit-unit (blok fungsional). Biasanya termasuk rincian atau detailhardware yang dapat diketahui oleh pemrogram, seperti sinyal-sinyal kontrol, antarmukakomputer dan peripheral serta teknologi memori yang digunakan.

Tingkatan Dasar Arsitektur Komputer

Pada tingkatan ini Hardware sebagai tingkatan komputer yang paling bawah dan paling dasar, dimana pada hardware ini “layer” software ditambahkan. Software tersebut berada di atas hardware, menggunakannya dan mengontrolnya. Hardarwe ini mendukung software dengan memberikan atau menyediakan operasi yang diperlukan software.

Multilayerd Machine

Tingkatan dasar arsitektur komputer kemudian dikembangkan dengan memandang sistem komputer keseluruhan sebagai “multilayered machine” yang terdiri dari beberapa layer software di atas beberapa layer hardware.

CPU (Central processing Unit), yang mengendalikan semua unit sistem komputer yang lain dan mengubah input menjadi output.
Primary storage (penyimpanan primer), berisi data yang sedang diolah dan program
Control unit (unit pengendalian), membuat semua unit bekerja sama sebagai suatu sistem
Aritmatika and logical Unit, tempat berlangsungnya operasi perhitungan matematika dan logika
Unit Input, memasukkan data ke dalam primary storage
Secondary storage (penyimpanan sekunder), menyediakan tempat untuk menyimpan program dan data saat tidak digunakan
Unit Output, mencatat hasil pengolahan

PERALATAN INPUT

Perangkat input merupakan peralatan yang dapat digunakan untuk menerima data yang akan diolah ke dalam komputer. Perangkat ini yang digunakan oleh pengguna untuk melakukan interaksi dengan komputer agar komputer melaksanakan perintah yang diberikan oleh penggunanya. Prinsip kerja yang dilakukan perangkat input adalah merubah perintah yang dapat dipahami oleh manusia kepada bentuk yang dipahami oleh komputer (machine readable form), ini berarti mengubahkan perintah dalam bentuk yang dipahami oleh manusia kepada data yang dimengerti oleh komputer yaitu dengan kode-kode binary (binary encoded information).

PEMROSESAN PUSAT DAN PENYIMPANAN SEKUNDER

CPU atau satuan merupakan tempat pemrosesan instruksi-instruksi program. Pada komputer mikro, processor ini disebut  microprocessor. CPU terdiri dari dua bagian utama, yaitu unit kendali ( control unit) dan unit Aritmatika dan logika (arithmethic logic unit). Disamping dua bagian utama tersebut, CPU mempunyai beberapa simpanan yang berukuran kecil yang disebut register.
Penyimpanan sekunder (secondary storage)
Penyimpanan sekunder (juga dikenal sebagai memori eksternal atau penyimpanan tambahan), berbeda dari penyimpanan utama dalam hal itu tidak langsung dapat diakses oleh CPU. Komputer biasanya menggunakan input / saluran output untuk mengakses penyimpanan sekunder dan transfer data yang diinginkan dengan menggunakan daerah menengah dalam penyimpanan utama. Penyimpanan sekunder tidak kehilangan data bila perangkat dimatikan-itu adalah non-volatile. Per unit, itu biasanya juga dua lipat lebih murah dari penyimpanan utama. Akibatnya, sistem komputer modern biasanya memiliki dua perintah besarnya lebih penyimpanan sekunder dari penyimpanan primer dan data disimpan untuk waktu yang lebih lama disana.

PERALATAN OUTPUT

Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke kertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara.
Output yang dihasilkan dari pemroses dapat digolongkan menjadi empat bentuk, yaitu tulisan (huruf, angka, simbol khusus), image (dalam bentuk grafik atau gambar), suara, dan bentuk lain yang dapat dibaca oleh mesin (machine-readable form). Tiga golongan pertama adalah output yang dapat digunakan langsung oleh manusia, sedangkan golongan terakhir biasanya digunakan sebagai input untuk proses selanjutnya dari komputer.
Peralatan output dapat berupa:
Hard-copy device, yaitu alat yang digunakan untuk mencetak tulisan dan image pada media keras seperti kertas atau film.
Soft-copy device, yaitu alat yang digunakan untuk menampilkan tulisan dan imagepada media lunak yang berupa sinyal elektronik.
Drive device atau driver, yaitu alat yang digunakan untuk merekam simbol dalam bentuk yang hanya dapat dibaca oleh mesin pada media seperti magnetic disk atau magnetic tape. Alat ini berfungsi ganda, sebagai alat output dan juga sebagai alat input.

MODEL-MODEL KOMPUTASI ARSITEKTUR KOMPUTER

SISD

Yang merupakan singkatan dari Single Instruction, Single Data adalah satu-satunya yang menggunakan arsitektur Von Neumann. Ini dikarenakan pada model ini hanya digunakan 1 processor saja. Oleh karena itu model ini bisa dikatakan sebagai model untuk komputasi tunggal. Sedangkan ketiga model lainnya merupakan komputasi paralel yang menggunakan beberapa processor. Beberapa contoh komputer yang menggunakan model SISD adalah UNIVAC1, IBM 360, CDC 7600, Cray 1 dan PDP 1.

SIMD

Yang merupakan singkatan dari Single Instruction, Multiple Data. SIMD menggunakan banyak processor dengan instruksi yang sama, namun setiap processor mengolah data yang berbeda. Sebagai contoh kita ingin mencari angka 27 pada deretan angka yang terdiri dari 100 angka, dan kita menggunakan 5 processor. Pada setiap processor kita menggunakan algoritma atau perintah yang sama, namun data yang diproses berbeda. Misalnya processor 1 mengolah data dari deretan / urutan pertama hingga urutan ke 20, processor 2 mengolah data dari urutan 21 sampai urutan 40, begitu pun untuk processor-processor yang lain. Beberapa contoh komputer yang menggunakan model SIMD adalah ILLIAC IV, MasPar, Cray X-MP, Cray Y-MP, Thingking Machine CM-2 dan Cell Processor (GPU

MISD

Yang merupakan singkatan dari Multiple Instruction, Single Data. MISD menggunakan banyak processor dengan setiap processor menggunakan instruksi yang berbeda namun mengolah data yang sama. Hal ini merupakan kebalikan dari model SIMD. Untuk contoh, kita bisa menggunakan kasus yang sama pada contoh model SIMD namun cara penyelesaian yang berbeda. Pada MISD jika pada komputer pertama, kedua, ketiga, keempat dan kelima sama-sama mengolah data dari urutan 1-100, namun algoritma yang digunakan untuk teknik pencariannya berbeda di setiap processor. Sampai saat ini belum ada komputer yang menggunakan model MISD.

MIMD

Yang merupakan singkatan dari Multiple Instruction, Multiple Data. MIMD menggunakan banyak processor dengan setiap processor memiliki instruksi yang berbeda dan mengolah data yang berbeda. Namun banyak komputer yang menggunakan model MIMD juga memasukkan komponen untuk model SIMD. Beberapa komputer yang menggunakan model MIMD adalah IBM POWER5, HP/Compaq AlphaServer, Intel IA32, AMD Opteron, Cray XT3 dan IBM BG/L.

Minggu, 12 Oktober 2014

Etika Menulis di Internet

Mungkin semua orang sudah terbiasa dengan yang namanya internet, dari anak kecil sampai orang dewasa pun pasti pernah mengakses internet. Mungkin anda sering mengakses internet, tetapi apakah anda tahu bahwa dalam dunia maya yaitu internet ada pula etikanya. Sebelum kita mengetahui etika menulis di internet, lebih baik kita mengetahui cara-cara menulis yang baik di internet.

Cara-cara menulis yang baik di internet a:
1.) Gunakan bahasa yang sopan. Hal ini sudah pasti menjadi nomor satu karena orang akan menghargai jika kita berkata-kata dengan sopan.
2.) Jangan menulis dengan huruf kapital. Huruf kapital dalam arti ini yaitu menggunakan Caps Lock. Mengapa begitu ? Karena dapat diartikan kita sedang berteriak-teriak seperti marah. Hal tersebut tidak sopan dan tidak sepantasnya untuk dilakukan.
3.) Menulislah dengan menggunakan EYD. Mungkin kebanyakan orang banyak yang menulis dengan bahasa-bahasa yang tidak dimengerti oleh orang lain. Seperti contohnya:
• H4ii 1ni3h cP4h e34aphH ?     maksudnya ~> ( hai ini siapa ya ?)
Banyak orang yang menulis dengan menggabungkan huruf dan angka, serta huruf kapital dan huruf kecil. Mungkin ada beberapa orang yang bisa membacanya, tetapi ada juga orang yang tidak bisa membacanya. Hal itu akan menyebabkan miss understanding.
4.) Jangan menulis hal-hal tentang SARA dan pornografi.

Setelah kita mengetahui cara-cara menulis yang baik di internet, sekarang kita akan mengetahui etika-etika dalam menulis di internet. Berikut ini adalah etika-etika dalam menulis di internet :
1.) Jagalah nama baik Anda di internet seperti Anda menjaganya di kehidupan nyata. Banyak orang melakukan itu karena mereka merasa kalau di internet tidak dikenali.
2.) Perhatikan tulisan Anda sebelum melakukan posting, apakah tulisan itu membuat orang lain tersinggung atau terganggu.
3.) Jangan menulis kata-kata yang berbau SARA. Hal tersebut akan memicu terjadinya pertikaian
4.) Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
5.) Jika ingin mengambil karya tulis orang lain, harus dituliskan sumbernya.
6.) Jangan melakukan flood. Flood ini maksudnya mengulang posting yang sudah kita postingkan.

Semoga tulisan tentang tata cara / etika menulis di internet ini berguna bagi para pembaca dan membuat pembaca menjadi lebih memahami tentang tata cara atau etika menulis di internet.


Kamis, 20 Maret 2014

Tugas Softskill1 (Flowchart) Alg & Pemrog.Kasus Elektro 1#


Pada kali ini saya merancang suatu flowchart di mana flowchart ini menuliskan tentang cara merubah DNS  pada sebuah ponsel yang berbasis Android ,SET DNS berguna  untuk merubah DNS suatu alat Telekomunikasi kita yang bisa menggunakan akses internet , agar kita bisa membuka semua situr tanpa satupun situs yang ter blokir .
Kita memulainya dengan mendownload aplikasi SET DNS di Play Store Android,lalu kita program SET DNS yang telah kita download tadi,pada saat pertama kita menjalankan program tersebut  kita di tanya ROOT AKSES terlebih dahulu karna program ini akan aktif hanya jika ponsel Android yang kita pakai sudah dalam keadaan ROOT ,lalu bila ponsel kita dalam keadaan tidak di ROOT maka program tersebut akan menutup dengan sendiri nya,  program akan mengulangi keadaan seperti itu terus bila kita menjalankan nya tanpa ROOT AKSES , dan bila ponsel Android anda sudah memiliki ROOT AKSES maka program akan berjalan dengan baik,dan kita lanjutkan dengan mengubah 2 buah kolom DNS yang ada di program tersebut,cara merubah DNS tersebut adalah dengan meng klik pada kolom DNS, dan di sana terdapat 2 buah kolom DNS yaitu DNS 1 dan DNS 2 ,lalu kita masukan GOOGLE DNS pada masing masing kolom,dengan kolom DNS 1 kita masukan angka :8.8.8.8  dan  pada kolom DNS 2 kita memasukan angka 8.8.4.4  ,lalu selanjutnya kita klik tombol APPLY pada program tersebut,maka setelah itu aplikasi SET DNS sudah bisa kita gunakan,dan kita bisa mengeluarkan program tersebut setelah nya.
Pada proses percabangan pada sistem ini adalah,jika ponsel anda tidak di root ada kemungkinan proses dapat terus berjalan namun dns yang di rubah juga tidak dapat mengakses semua alamat web,sedangkan bila ponsel sudah di root sudah di pastikan proses nya akan beerjalan dengan lancar dan web yang ter blok sudah bisa di akses kembali.











Jumat, 27 Desember 2013

DEPRESIASI dan DEPLESI

DEPRESIASI
Metode yang paling mudah dan paling sering digunakan untuk menghitung penyusutan adalah metode penyusutan garis lurus (straight-line depreciation). Tapi selain itu, ada pula metode penghitungan lain yang bisa juga digunakan, seperti metode penyusutan dipercepat, penyusutan jumlah angka tahun, dan saldo menurun ganda.Depresiasi adalah penurunan dalam nilai fisik properti seiring dengan waktu dan penggunaannya. Dalam konsep akuntansi, depresiasi adalah pemotongan tahunan terhadap pendapatan sebelum pajak sehingga pengaruh waktu dan penggunaan atas nilai aset dapat terwakili dalam laporan keuangan suatu perusahaan. Depresiasi adalah biaya non-kas yang berpengaruh terhadap pajak pendapatan. Properti yang dapat didepresiasi harus memenuhi ketentuan berikut:1. Harus digunakan dalam usaha atau dipertahankan untuk menghasilkan pendapatan.2. Harus mempunyai umur manfaat tertentu, dan umurnya harus lebih lama dari setahun.3. Merupakan sesuatu yang digunakan sampai habis, mengalami peluruhan/ kehancuran, usang, atau mengalami pengurangan nilai dari nilai asalnya.4. Bukan inventaris, persediaan atau stok penjualan, atau properti investasi.Properti yang dapat didepresiasi dikelompokkan menjadi:- nyata (tangible): dapat dilihat atau dipegang. Terdiri dari properti personal (personal property) seperti mesin-mesin, kendaraan, peralatan, furnitur dan item-item yang sejenis; dan properti riil (real property) seperti tanah dan segala sesuatu yang dikeluarkan dari atau tumbuh atau berdiri di atas tanah tersebut.- tidak nyata (intangible). Properti personal seperti hak cipta, paten atau franchise.Depresiasi merupakan komponen penting dalam analisis ekonomi teknik, karena:1. Dapat dipergunakan untuk mengetahui nilai suatu asset sesuai dengan waktu.2. Dapat dipergunakan untuk mengalokasikan depresiasi (accounting depreciation) nilai asset tersebut. Pengalokasian tersebut dipergunakan untuk menjamin bahwa asset yang telah diinvestasikan dapat diperoleh kembali setelah masa layannya selesai.3. Dengan depresiasi dapat dipergunakan untuk pengurangan pengenaan pajak dengan jalan bahwa asset yang diinvestasikan diperhitungkan sebagai biaya produksi, sehingga hal ini berkaitan dengan pajak.ISTILAH DALAM DEPRESIASIBeberapa istilah yang sering dipergunakan didalam depresiasi, adalah:1. Depresiasi adalah penurunan nilai dari suatu asset. Jumlah depresiasiDt selalu dihitung tahunan.2. Biaya Awal(First Cost atau Unadjusted Basis) adalah biaya pemasangan dari asset termasuk biaya pembelian, pengiriman dan fee pemasangan, dan biaya langsung lainnya yang dapat dideprisiasikan termasuk persiapan asset untuk digunakan. Istilah unadjusted basis atau simple basis, serta simbul B dipergunakan ketika asset masih dalam keadaan baru.3. Nilai Buku(Book Value) menggambarkan sisa, investasi yang belum terdepresiasi pada buku setelah dikurangi jumlah total biaya depresiasi pada waktu itu. Nilai buku BVt selalu ditentukan pada akhir tahun.4. Periode Pengembalian(Recovery Period) umur depresiasi, n, dari asset dalam tahun untuk tujuan depresiasi.5. Nilai Pasar(Market Value) Perkiraan nilai asset yang realistis jika asset tersebut dijual pada pasar bebas.6. Tingkat Depresiasi (Depreciation Rate atau Recovery Rate) adalah fraksi dari biaya awal yang diambil dengan depresiasi setiap tahun. Tingkat ini adalah dt, mungkin sama setiap tahun yang sering disebut dengan straight-line rate atau berbeda setiap tahun pada periode pengembaliannya.7. Nilai Sisa (Salvage Value) Perkiraan nilai jual atau nilai pasar pada akhir masa pakai dari asset tersebut. Nilai sisa SV.METODE PERHITUNGAN DEPRESIASIMetode penghitungan depresiasi ada 4 :1.Metode Garis Lurus2.Metode Unit Produksi3.Metode Saldo Menurun Ganda4.Metode Jumlah Angka TahunMETODE GARIS LURUSDalam metode garis lurus maka nilai terdepresi / nilai yang didepresiasikan dari sebuah aktiva dibagi rata sepanjang taksiran umur manfaat aktiva tersebut.Depresiasi=( Nilai Aktiva – Residu ) / Taksiran Umur ManfaatContoh :Namun bagi anda yang ingin menghitung penyusutan harta yang telah berjalan (pembelian terdahulu), caranya adalah sbb :1. Hitung terlebih dahulu besarnya penyusutan per bulan2. Kalikan nilai penyusutan per bulan dg banyaknya bulan yg sudah berjalan, sehingga didapat akumulasi penyusutannyaContoh kasus :Pd tanggal 1 Januari 2012 telah dibeli kendaraan senilai 100jt, perusahaan telah menentukan umur ekonomis adalah 5 tahun dengan nilai residu 1jt, hitunglah akumulasi penyusutan kendaraan sampai dengan bulan April 2012.Jawabannya adalah sebagai berikut :1. Hitung penyusutan per bulan terlebih dahulu= 100jt – 1jt : (5×12)= 99jt : 60 bulan= 1.650.0002. Hitung akumulasi penyusutan dari bulan Januari – April 2012 (4 bulan)= 1.650.000 x 4= 6.600.000METODE UNIT PRODUKSIDalam metode ini nilai depresiasi tergantung kepada banyaknya produksi yang sudah dihasilkan oleh aktiva tersebut ( biasanya berupa mesin produksi ). Semakin banyak produksi yang dihasilkan oleh mesin tersebut maka akan semakin banyak pula depresiasinya.Depresiasi =( Produksi yang dihasilkan / Taksiran Kemampuan Berproduksi ) x Nilai TerdepresiContoh :Contoh :Sebuah mesin pabrik mempunyai harga perolehan sebesar Rp 55.000.000,00 diperkirakan mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan nilai sisa sebesar Rp 5.000.000,00 serta diperkirakan dapat menghasilkan unit produksi selama 5 tahun sebagai berikut :Tahun Ke-1 = 15.000 unitTahun Ke-2 = 12.500 unitTahun Ke-3 = 10.000 unitTahun Ke-4 = 7.500 unitTahun Ke-5 = 5.000 unitMaka besarnya penyusutan adalah :Penyusutan per unit = (Rp.55.000.000,00 – Rp. 5.000.000,00)/50.000= Rp. 1.000Penyusutan per tahun :Tahun Unit Produksi Tarif Penyusutan1 15.000 Rp 1.000,00 Rp 15.000.000,002 12.500 Rp 1.000,00 Rp 12.500.000,003 10.000 Rp 1.000,00 Rp 10.000.000,004 7.500 Rp 1.000,00 Rp 7.500.000,005 5.000 Rp 1.000,00 Rp 5.000.000,00METODE SALDO MENURUN GANDAMetode ini tidak memperhitungkan adanya nilai sisa / residu. Depresiasi tiap periode menggunakan prosentasi yang sama akan tetapi menghasilkan nilai yang berbeda karena nilai depresiasi pertama mengurangi nilai aktiva pada periode kedua dan seterusnya. Artinya nilai aktiva setiap periode selalu berbeda karena nilai aktiva menurun.Prosentasi Depresiasi =( 100% / taksiran umur manfaat )x2Depresiasi Periode 1= Prosentase Depresiasi xNilai Aktiva Periode 1DEpresiasi Periode 2 =Prosentase Depresiasi x Nilai Aktiva Periode2. Dimana nilai aktiva periode 2 adalah nilai aktiva awal dikurangi nilai depresiasi periode 1.Contoh :Tingkat penyusutan per tahun :Tingkat penyusutan metode saldo menurun ganda= tingkat penyusutan metode garis lurus X 2= (1/4) X 2= 25% X 2= 50%Untuk tahun pertama, biaya penyusutan diperoleh dengan menghitung biaya perolehan aset tetap dikalikan dengan tingkat penyusutan saldo menurun ganda. Contoh biaya penyusutan tahun pertama adalah sebesar Rp 10 juta dikalikan 50%, atau sebesar Rp 5 juta.Setelah tahun pertama, biaya penyusutan per tahun diperoleh dengan menghitung nilai buku aset tetap, yaitu biaya perolehan aset tetap dikurangi akumulasi penyusutan tahun bersangkutan, untuk kemudian dikalikan dengan tingkat penyusutan saldo menurun ganda. Contoh biaya penyusutan tahun kedua adalah sebesar (Rp 10 juta – Rp 5 juta) dikalikan 50%, atau sebesar Rp 5 juta dikalikan 50% atau sama dengan Rp 2,5 juta.Thn Biaya Perolehan Akumulasi Penyusutan pada Awal Tahun Nilai Buku pada Awal Tahun Tingkat Saldo Menurun Ganda Penyusutan Nilai Buku pada Akhir Tahun1 10.000.000 0 10.000.000 50% 5.000.000 5.000.0002 10.000.000 5.000.000 5.000.000 50% 2.500.000 2.500.0003 10.000.000 7.500.000 2.500.000 50% 1.250.000 1.250.0004 10.000.000 8.750.000 1.250.000 - 250.000 1.000.000METODE JUMLAH ANGKA TAHUNDalam metode ini depresiasi pada periode pertama jumlahnya paling besar dan dan pada periode terakhir depresiasinya paling kecil. Jadi depresiasi setiap periode berkurang sesuai dengan jumlah angka tahun taksiran umur manfaatnya. Jika taksiran umur manfaat n tahun maka cara menghitungnya adalahS = n(n+1)/2Depresiasi tahun 1 =( n / S ) x Nilai TerdepresiDepresiasi tahun 2=( ( n-1 )/ S ) x Nilai TerdepresiDepresiasi tahun 3=( ( n-2 ) / S ) x Nilai TerdepresiSeterusnya sampai habis taksiran umur manfaatnya.Contoh :Sebuah kendaraan dengan harga perolehan Rp 3.200.000,00. Umur ekonomis 5 tahun dan nilai residu ditaksir Rp 8.000.000,00. Berapakan penyusutan periodik dengan menggunakan metode jumlah angja tahun.Angka Tahunan Tarif Penyusutan Harga Perolehan Beban Peny.Periodik Akumulsi Penyusutan Nilai Buku1 515 Rp 32.000.000 Rp 8.000.000 Rp 8.000.000 Rp 24.000.0002 415 Rp 32.000.000 Rp 6.400.000 Rp 14.400.000 Rp 17.600.0003 315 Rp 32.000.000 Rp 4.800.000 Rp 19.000.000 Rp 12.800.0004 215 Rp 32.000.000 Rp 3.200.000 Rp 22.400.000 Rp 9.600.0005 115 Rp 32.000.000 Rp 1.600.000 Rp 24.000.000 Rp 8.000.000Penjelasan:a. Tarif penyusutan :- Pembilang menggunakan angka tahun dimulai tahun yang terakhir/ terbesar, ke tahun terkecil- Penyebut adalah jumlah angka-angka tahun (1+2+3+4+5) = 15b.Beban penyusutan = Tarif penyusutan x (Harga Perolehan – Nilai Sisa)c. Nilai Buku = Harga Perolehan – Nilai Sisa= Rp 32.000.000 – Rp 8.000.000= Rp 24.000.000d.Beban penyusutanTahun I = 5 x Rp 24.000.000 = Rp 8.000.00015Tahun II = 4 x Rp 24.000.000 = Rp 6.400.00015

DEPLESIDeplesi merupakan istilah lain dari penyusutan atau amortisasi. Deplesi digunakan khusus untuk sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, misalnya bijih besi, hasil tambang, kayu hutan dsbnya.Deplesi dihitung dengan tarif deplesi yang diperoleh dari Beban yang dikeluarkan untuk mendapatkan hak penambangan dibagi estimasi hasil yang akan diperoleh.Ilustrasi 1 :PT Andalan Tambang memperoleh hak penambangan sebesar Rp. 500.000.000.000,- Estimasi hasil yang terkandung didalamnya sebesar 1.000.000 ton bahan tambang. Tahun pertama berhasil ditambang sebesar 26.500 ton, maka Jurnal Deplesi yang dilakukan akhir tahun pertama adalah :D : Beban Deplesi=== Rp. 13.250.000.000,-K : Akumulasi Deplesi====== Rp. 13.250.000.000,-Keterangan:Besarnya deplesi tergantung pada jumlah ton yang berhasil ditambang.Ilustrasi 2 :Pada tanggal 5 Januari 20 A PT Perkasa membeli tanah yang mengandung bijih besi seharga Rp. 100 milyar. Estimasi nilai sisa tanah seharga Rp. 20 milyar. Hasil survey geologi pada saat pembelian terdapat 2 juta bijih besi yang dapat diambil. Pada tahun 20A dikeluarkan biaya untuk pembuatan jalan dan proses pengeluaran bijih besi sejumlah Rp. 750 juta. Pada tahun 20A, 50.000 ton telah ditambang. Survey baru dilakukan pada akhir tahun 20B dan diperkirakan ada 3 juta ton bijih besi yang terkandung didalam tambang. Pada tahun 20B, 125.000 ton bijih besi berhasil ditambang.Instruksi:Hitunglah beban deplesi tahun 20A dan 20BSolusi :Beban Deplesi tahun 20A :Harga sumber daya -nilai sisa Rp. 80.000.000.000,-Perbaikan lahan jalan…………Rp 750.000.000,-Jumlah…………………………….Rp.80.750.000.000,-Estimasi bijih besi dalam ton = 2.000.000 tonBiaya deplesi per ton Rp. 40.375,-Beban Deplesi Tahun 20A =* 50.000 ton x Rp. 40.375 = Rp. 2.018.750.000,-Beban Deplesi tahun 20B :Harga sumber daya (neto) Rp. 80.750.000.000,-Beban Deplesi tahun 20A… Rp. 2.018.750.000,-Sisa pada awal tahun 20A…Rp. 78.731.250.000,-Sisa bijih besi setelah survey ( ton) = 3.125.000 ton( 3.000.000 + 125.000)Biaya Deplesi per ton Rp. 25.194,-Biaya deplesi tahun 20B =* 125.000 ton x Rp. 25.194,- = Rp. 3.149.250.000,-
Sumber :http://blogtiara.wordpress.com/2011/03/28/depresiasi/http://dendyfreddy.wordpress.com/2011/02/01/perhitungan-penyusutan-metode-garis-lurus/http://anugrahmarina.blogspot.com/2012/10/metode-satuan-hasil-produksi.htmlhttp://anugrahmarina.blogspot.com/2012/10/menghitung-penyusutan-metode-jumlah.htmlhttp://solusiakun.blogspot.com/2009/11/d-e-p-l-e-s-i-deplesi-merupakan-istilah_10.html

a